Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Fungsi Serambi Kiri dan Kanan

Fungsi Serambi Kiri dan Kanan - Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Jantung merupakan pusat kehidupan, karena jantung berfungsi sebagai alat untuk memompa darah dan mengalirkanya ke seluruh bagian tubuh. Jantung dilindungi oleh perikardium yang berbentuk selaput, jadi selaput perikardium ini membungkus jantung untuk melindunginya. Jantung letaknya berada di rongga dada manusia, letaknya agak ke kiri.

Bagian depan selaput perikardium yang membungkus jantung ini melekat di dada bagian tulangnya, sedangkan bagian belakangnya melekat pada punggung belakang. Bagian bawah selaput ini menghubung pada diafragma. Ukuran jantung manusia dapat dilihat dari besar kepala tangannya, kira-kira sebesar itulah jantungnya. Jantung manusia terbagi menjadi 4 bagian dan dipisahkan oleh sekat yang bernama katup. Bagian tersebut adalah serambi kanan dan serambi kiri kiri serta bilik kanan dan biliki kiri.

Fungsi serambi pada jantung dasarnya adalah wadah, jadi darah yang sudah dibawa oleh pembuluh akan di tampung di serambi agar tidak kembali lagi menjauhi jantung. Intinya serambi disini fungsinya sebagai penahan. Setelah berada di serambi darah akan dialirkan ke bilik. Fungsi serambi kanan adalah menerima darah yang mengandung karbondioksida yang dibawa pembuluh dari seluruh tuuh untuk dibawa menuju bilik kanan dan akan di buang melewati peru-paru. Setelah itu paru-paru akan menghirup oksigen dari luar dan di bawa ke serambi kiri. Jadi, fungsi serambi kiri adalah menerima darah yang mengandung oksigen dan selanjutnya akan menuju bilik kiri yang nantinya akan pompa dan dialirkan ke seluruh tubuh, begutulah seterusnya.

Dari keempat bagian jantung tersebut dipisahkan oleh sekat yang disebut katup. Katup yang memisahkan antara serambi kanan dan bilik kanan berjumlah 3 kelopak yang biasa disebut katup trikuspid. Sedangkan katup yang memisahkan antara serambi kiri dan bilik kiri berjumlah 2 kelopak yang sering disebut katup bikuspid. Fungsi dari katup ini adalah agar tidak kembali menjauhi jantung. Selain katup trikuspid dan katup bikuspid ada katup lain yaitu katup oarta serta katup pulmonal. Kedua katup ini fungsinya sama dengan katup sebelumnya, yaitu menjaga agar darah tidak kembali.

Untuk lebih jelasnya, kami akan membahas 4 bagian jantung ini satu-persatu, berikut penjelasannya:

1. Serambi kanan/ atrium kanan

Saat darah sudah mengalir di seluruh tubuh, darah akan mengandung karbon dioksida. Nah, darah yang mengandung karbon dioksida ini akan dialirkan oleh pembuluh balik vena cava ke serambi kanan. Setelah serambi kanan menerima darah yang mengandung karbon dioksida, serambi akan mengirimnya ke bilik, agar darah tidak kembali saat proses pengiriman, darah akan ditahan oleh katup trikuspid.

2. Bilik Kanan/ventrikel kanan
Bilik ini merupakan tempat yang akan dituju oleh darah dari serambi kanan tadi. Darah yang berasal dari serambi kanan mengandung banyak karbon dioksida darah dapat sampai pada bilik ini tidak lepas karena bantuan dari katup trikuspid. Setelah itu darah yang mengandung karbondioksida ini akan dialirkan ke paru-paru untuk dibuang.

3. Serambi Kiri/atrium kiri
Setelah paru-paru membuang karbondioksida, paru-paru akan menghirup udara baru yang kaya akan oksigennya. Setelang paru-peru menghirp oksigen ini, pembuluh balik vena pulmonalis akan menerima oksigen ini dan mengikatnya dengan darah. Darah akan kembali mengandung oksigen. Setelah itu pembuluh vena pulmonalis akan mengirimkan darah ini ke serambi kiri.

4. Bilik kiri/ventrikel kiri
Setelah melewati serambi kiri, darah yang kaya oksigen tadi akan menuju bilik kiri. Proses ini akan dibantu oleh katup bikuspid. Setelah itu bilik kiri akan memompa dan mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuhmelalui bantuan pembuluh aorta. Baca: Fungsi Arteri Pulmonalis dan Bilik Kiri

Alat - Alat Peredaran Darah pada Manusia

Alat - Alat Peredaran Darah pada Manusia - peradaran darah yaitu dimulai dari jantung beredar ke seluruh tubuh dan mulai lagi dari seluruh tubuh menuju jantung, prosesnya terus berputar. Proses ini memfungsikan alat-alat perdaran darah pada manusia, darah terdiri dari sel darah yang juga terdapat bagian dan fungsi masing-masing. Dalam mengobati luka, ada yang namanya proses pembekuan pada darah, hal ini terjadi atas bantuan pembuluh darah. Jadi selain jantung alat peredaran darah lainnya adalah pembuluh darah. Berikut penjelasannya:

1. Jantung

Jantung pada manusia letaknya ada di dalam tubuh yaitu pada rongga bagian dada sebelah kiri. Jantung pada tubuh manusia disebut pusat peredaran darah yaitu untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Kira-kira jantung pada manusia memiliki berat 300 gr besarnya se telapak tangan pemilik jantung tersebut. Jantung terdiri dari ruang-ruang yang dibagi menjadi empat bagian, yaitu biliki kiri dan bilik kanan serta serambi kiri dan serambi kanan. Otot pada jantung dinamakan miokardia. Baca: Fungsi Sistem Peredaran Darah

Diantara bagian antara kiri dan kanan ada sekat yang berfungsi sebagai batas, serta pada bagian serambi dan bilik juga terdapat katup. Fungsinya agar darah yang membawa oksigen dengan darah yang membawa karbon dioksida tidak bercampur-campur, selain itu fungsinya adalah agar darah yang sudah di proses yaitu darah yang sudah mengandung oksigen tidak kembali lagi ke serambi saat bilik menjalankan fungsinya yaitu memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Tak heran jika otot jantung lebih kuat dan tebal.

Apabila kita ingin mengetahui denyut jantung pada manusia, kita dapat melihatnya dari denyut nadi seseorang. Denyut nadi terjadi saat jantung memompanya ke bagian nadi, perjalanan itu membuat nadi ikut berdenyut. Denyut nadi dapat diperiksa melalui pergelangan tangan atau pada bagian leher karena di situ akan terasa dengan jelas.

Denyut jantung dapat berubah-ubah kecepatannya, hal ini tergantung aktivitas yang seseorang kerjakan pada saat itu, apakah dia sedang bersantai, berolahraga, atau sedang tidur. Saat sedang tidur denyet jantung agak lemah kurang lebih 60 kali. Hal ini agar kerja jantung tidak berat dan tubuh dapat beristirahat.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan bagian dari alat peredaran darah lainnya selain jantung. Yaitu dijadikan tempat darah mengalir ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah terdiri atas pembuluh nadi yang berisi oksigen dan pembuluh balik yang berisi karbon dioksida. Baca: Bagian - Bagian Darah

Pembuluh nadi dan pembuluh balik merupakan hal terpenting dalam peredaran darah manusia, pembuluh ini tidak dapat dipisahkan dari jantung. Setelah dipompa dari jantung, darah akan berjalan pada pembuluh tersebut.

Alat yang mengukur tekanan pada darah adalah tensimeter. Jantung akan mengembang dan mengempis saat berkontraksi atau relaksasi , hal ini akan terjadi denyutan pada jantung dan nadi.

Fungsi Sistem Peredaran Darah

Fungsi peredaran darah yang utama adalah untuk mengedarkan darah serta getah bening ke semua bagian-bagian tubuh. Fungsi lainnya adalah sebagai alat transportasi oksigen dan karbondioksida. Fungsi sistem peredaran darah antara lain: mengangkut nutrisi, sebagai homeostatis, mendistribusikan dan menyalurkan panas ke semua tubuh, mengankut oksigen dan karbondioksida untuk dibawa ke jantung, mengankut air yang diperlukan oleh tubuh, mengatur pH tubuh, membantu kelenjar endokrin dalam menentukan hormon, dapat dijadikan imun tubuh untuk melawan bakteri dan racun serta virus.

Peranan sistem peredaran darah salah satunya adalah mengankut oksigen dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Sel darah merah akan membawa nutrisi dan oksigen melalui pembuluh darah ke jaringan-jaringan dalam tubuh, dan akan diproses oleh jantung. Setelah itu jantung akan menyalurkan ke seluruh tubuh dan akan kembali dengan membawa karbondioksida yang akan di keluarkan melewati paru-paru.

Fungsi sistem peredarah darah bekerja dengan bantuan jantung. Jantung bekerja memompa darah dengan memerikannya tekanan, sehingga darah dapat masuk kedalam sistem peredaran darah. Dinding pada pembuluh darah akan melawan dan hal ini dapat mendorong darah kedepan sehingga darah akan mencapai kapiler. Saat kapiler mendapat tekanan disini akan terjadi pertukaran oksigen. Pertukaran ini terjadi saat proses dua putaran yang membuat darah dapat mengalir pada jaringan-jaringan, dan tanpa bantuan jantung tidak akan ada proses ini. Sistem peredaran ini termasuk dalam sistem peredaran tertutup karena darah hanya mengaliri pembuluh darah. Darah melawati jantung sebanyak 2 kali putaran, peredaran pertama adalah peredaran darah besar yaitu peredaran yang dimulai dari jantung menuju ke seluruh bagian tubuh, dan kedua adalah peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung menuju ke paru-paru.

Fungsi peredaran darah antara lain: darah mengangkut sisa metabolisme serta zat yang harus dibuang karena mengandung racun, zat ini diangkut ke ginjal untuk disaring dan dibuang racunnya. Daparah juga dapat mengatur suhu pada tubuh seseorang agar tetap panas, saat terjadi luka akan ada proses pembekuan darah untuk menghindari kehilangan banyak darah dan melindungi tubuh dari serangan bakteri, semua ini merupakan kinerja dari sistem peredaran darah.

Komponen penting dalam sistem peredaran darah yaitu darah itu sendiri, jantung, dan pembuluh darah. Darah fungsinya sebagai pengankut oksigen, karbondioksida dan zat-zat yang diperlukan tubuh. Jantung fungsinya adalah memompa darah dan mengedarkannya ke semua bagian tubuh. Pembuluh darah fungsinya adalah tempat tersalurnya darah.

Darah mempunyai peranan penting untuk kelangsungan hidup seseorang, rata-rata manusia memiliki darah 8 persen dari berat tubuhnya. Darah terdiri dari plasma darah, sejumlah sel darah putih, sejumlah sel darah merah dan keping darah. Plasma ini tersusun dari 90 persen air dan sisanya adalah zat-zat penting lain seperti: protein, hormon, garam, karbondioksida, nutrien dan lain-lain. Baca: Bagian - Bagian Darah

Fungsi Arteri Pulmonalis dan Bilik Kiri

Fungsi Arteri Pulmonalis dan Bilik Kiri - Arteri pulmonalis merupakan pembuluh darah yang tugasnya membawa darah yang mengandung karbondioksia menuju jantung. Setelah itu karbondioksida akan pindah tempat ke kantug udara dan dikeluarkan melewati paru-paru.

Jadi fungsi arteri pulmonalis adalah sebagai pengankut darah yaitu darah yang mengandung karbon dioksida. Arteri ini melintang panjang di bagian dada manusia bagain atas dan dibawah arkus oarta serta memasuki paru kanan.

Fungsi arteri pulmonalis pada dasarnya yaitu membawa darah yang mengikat karbondioksida dari jantung ke paru. Arteri ini sebagai alat penghubung antara jantung dan paru pada tubuh manusia. Darah yang telah terkandung karbondioksida didalamnya akan dibawa dari jantung ke paru. Arteri pulmonalis terbagi menjadi dua bagian yaitu arteri pulmonalis sebelah kiri dan arteri pulmonalis sebelah kanan. Darah yang tidak baik tadi akan dikirim ke jantung, dan akan dilakukan proses penetralan di dalam jantung. Setelah melalui proses penetralan darah ini akan melawati paru-paru dan akan membuang karbondioksida melalui hembusan pernapasan. Selanjutnya paru akan mulai menghirup oksigen kembali dan akan dikirim lagi kejantung untuk diproses dan diedarkan ke seluruh bagian tubuh.

Selanjutnya akan dibahas tentang bilik kiri pada jantung manusia. Fungsi bilik kiri yaitu sebagai alat untuk memompa darah yang mengandung kaya oksigen untuk di alirkan keseluruh bagian-bagian organ tubuh. Jantung pada manusia memiliki 4 bagian yaitu biliki kiri dan bilik kanan, serta serambi kiri dan serambi kanan. Empat bagian ini memiliki fungsi masing-masing yang sangat penting bagi tubuh. Jantung manusia normalnya akan berdetak kurang lebih 60-80 kali setiap menitnya. Jantung akan memompa darah untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Pada awalnya darah akan masuk melewati bilik kanan yang ada di bagian jantung bagian atas.

Darah ini mengikat karbon dioksida, darah yang barusan teralirkan ini mengalir melewati katup yang menjadi sekat pada jantung namanya katup trikuspid. Setelah melewati katup ini darah akan memasuki bilik jantung bagian kanan. Pada bilik ini darah akan masuk ketahap selanjutnya yaitu ke pembuluh paru atau arteri pulmonalis dan akan dibawa ke paru-paru. Untuk membuang karbon dioksida dan membawa kembali oksigen yang telang dihirup oleh paru-paru untuk dibawa kembali ke bilik kiri melalui arteri paru. Darah yang mengandung banyak oksigen ini akan melewati jalur berbeda dari sebelumnya, yaitu melewati katup yang bernama mitral. Setelah terjadi proses di bilik kiri, darah akan dialirkan ke seluruh bagian tubuh.

Saat bilik kiri pada jantung seseorang berfungsi dengan baik, hal ini akan membuat sirkulasi darah akan baik juga. Nah untuk menentukan fungsi bilik kirinya bekerja dengan baik maka dapat dilakukan pengujian melalui ekokardiogram yaitu untuk menguji fraksi ejeksi ada bilik kiri jantung seseorang.

Bagian - Bagian Darah

Bagian - Bagian Darah - darah merupakan bagian yang adanya di pembuluh darah. Darah memiliki warna yang dominanan merah hanya kepekatannya tergantung pada kadar oksigen dalam darah. Saat kadar oksigennya tinggi darah akan berwarna merah pekat. Darah akan mengalir ke seluruh bagian jantung mealui proses di jantug. 1/13 dari jumlah berat badan seseorang merupakan komponen darah.

Darah dijadikan sebagai alat pengangkut: mengangkut oksigen dan dialirkan keseluruh bagian tubuh, sebagai alat pengangkut karbon dioksida untuk di proses di jantung dan di keluarkan dari paru-paru, mengankut zat-zat makanan untuk di alirkan ke alat tubuh lain, mengangkut zat-zat yang dirasa tidak berguna untuk di keluarkan. Darah memiliki kandungan antara lain Air, protein, mineral, dan bahan organik lainnya, misalkan: asam amino, lemak, kreatin dan glukosa. Air didalam darah sekitar 91%.

Bagian- bagian darah antara lain:

1. Plasma

Plasma merupakan bagian darah yang berbentuk cair karena sebagian besar terdiri dari air. Hal ini berfungsi untuk sirkulasi bagian-bagian darang yang lain dalam pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.

2. Sel darah merah

Sel darah merang mengandung hemoglobin didalamnya, warna sel darah merah tergantung kadar oksigen di dalamnya, semakin banyak oksigen akan semakin merah. Sel darah merah bersungsi untuk membawa dan mengikat karbon dioksida untuk di proses di jantung dan dikeluarkan dari paru-paru. Sel darah merah juga berfungsi mengikat oksigen yang akan di proses di jantung dan diedarkan ke seluruh tubuh. Semua itu adalah kerja darah.

Jumlah normal hemoglobin adalah 12,5, sel darah merah mengandung asam amino dan zat-zat lain, maka dari itu dalam pembentukan sel darah merah diperlukan protein yang cukup. Penyakit akibat kekurangan sel darah merah disebut anemia.

3. Sel darah putih

Apabila sel darah merah bersifat diam, maka sel darah putih sebaliknya, dia akan bergerak-gerak serta dapat berubah bentuk. Sel darah putih memiliki banyak masam sel inti, sehingga mudah membedakannya. Sel darah putih tidak berwarna dengan kata lain ia berwarna bening.

Sel darah putih berguna untuk membunuh bakteri yang mengakibatkan penyakit. Namun apabila sel ini berlebih jumlahnya, hal ini juga akan menimbulkan bahaya dan penyakit. Karena akan memakan sel darah merah.

Sel darah putih biasanya bertempat di kelenjar limfa, dan beredar untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri.

Sel darah putih bermacam-macam jenisnya, diantaranya: agranulosit
sel ini tidak memiliki granula, terdiri dari neutrofil, eusinofil, basofil, limposit yang berfungsi untuk membunuh bakteri, dan monosit ukurannya lebih besar dari limposit dan memiliki warna biru keabu-abuan.

4. Keping darah

Keping darah memiliki bentuk yang kecil dan tipis. Bentuk keping darah tidak beraturan. Keping darah memiliki peran penting dapam proses pembekuan darah saat terjadi luka. Keping darah ini harus tetap berada dalam keadaan normal, jumlahnya kira-kira 200.000 keping. Jika kurang dari itu akan menganggu proses pembekuan darah.

Itulah beberapa bagian-bagian darah yang sangat penting bagi tubuh.

Manfaaat Senam Ritmik

Apa saja manfaat senam ritmik bagi tubuh ? senam ritmik atau yang dikenal juga sebagai senam irama adalah salahsatu cabang olahraga senam yang menggunakan irama musik sebagai pengiring setiap gerakan senam. Setiap gerakan senam ritmik akan menghasilkan suatu rangkaian gerakan indah sesuai dengan irama musik pengiringnya. Senam ritmik dapat dilakukan tanpa menggunakan alat dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan alat. Alat yang biasa digunakan dalam senam ritmik seperti gada, pita, bola, topi, dan tongkat.

Setiap olahraga tentu memberikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, begitu juga dengan senam ritmik.

Beberapa manfaat senam ritmik bagi tubuh :
a. Membakar timbunan lemak yang ada di dalam tubuh
b. Meningkatkan kerja jantung
c. Melenturkan dan menguatkan otot-otot tubuh
d. Memperbaiki bentuk otot lengan, otot paha, otot perut dan otot dada
e. Mengkoordinasikan posisi otot yang tidak tepat pada posisi semestinya
f. Memberikan keseimbangan bagi organ-organ tubuh
g. Membuat tubuh menjadi lebih bugar
h. Menjaga kesehatan dan stamina tubuh
i. Menyehatkan mental

Senam ritmik tidak hanya memberikan manfaat bagi tubuh, senam ritmik juga memberikan manfaat sosial bagi pesertanya. Senam ritmik dilakukan secara tim atau berkelompok sehingga akan menumbuhkan rasa sosialisasi di dalam anggota tim untuk menjalin hubungan yang lebih akrab lagi. Rangkaian gerakan senam ritmik yang berlangsung secara teratur dan tepat ternyata juga dapat meningkatkan kreativitas otak.

Senam ritmik terdiri dari beberapa tahapan gerakan, yaitu gerakan pemanasan, gerakan inti dan gerakan pendinginan. Masing-masing tahapan gerakan dalam senam ritmik tentu saja memberikan manfaat yang berbeda.

Manfaat tahapan gerakan dalam senam ritmik :

a. Gerakan pemanasan
Gerakan pemanasan terdiri dari beberapa gerakan seperti menggelengkan kepala ke arah kiri dan arah kanan dan juga gerakan jalan ditempat. Gerakan pemanasan dalam senam ritmik bermanfaat untuk mempersiapkan kondsi tubuh baik secara fisiologis maupun secara psikologis agar dapat melaksanakan gerakan selanjutnya dengan baik, manghilangkan kaku pada persendian dan otot-otot tubuh, dan meningkatkan suhu tubuh.

b. Gerakan inti
Gerakan inti di dalam senam ritmik terdiri dari beberapa gerakan seperti melompat, memutar badan dll. Gerakan inti dalam senam ritmik bermanfaat untuk melatih kekuatan otot dan kekuatan tubuh, melatih kelentukan dan kelenturan tubuh, melatih kelincahan tubuh, dan mengkoordinasika gerakan otot-otot tubuh dan persendian.

c. Gerakan pendinginan
Gerakan pendinginan di dalam senam ritmik terdiri dari beberapa gerakan seperti mengangkat dan menurunkan kedua tangan secara perlahan-lahan. Gerakan pendinginan di dalam senam ritmik bermanfaat untuk melenturkan otot-otot tubuh, mengatur pernafasan, dan menenangkan atau mendinginkan kondisi tubuh.
Demikianlah beberapa manfaat senam ritmik, semoga bermanfaat.

Pengertian Senam Otak

Senam otak merupakan suatu rangkaian gerakan yang berbasis pada tubuh yang berguna untuk menjaga kesehatan otak. Otak merupakan organ tubuh yang tersusun dari ribuan neuron atau sel saraf dan merupakan pusat aktivitas dan pusat pengendali tubuh. Otak manusia dilindungi oleh tengkorak. Segala aktivitas tubuh, emosi, konsentrasi diatur oleh otak. Otak manusia terdiri dari otak besar dan otak kecil. Otak besar dibedakan menjadi otak belahan kanan dan otak belahan kiri. Otak belahan kanan mempengaruhi emosi, kemampuan imajinasi, melihat, bermusik sedangkan otak kiri mempengaruhi kemampuan berpikir secara logis, rasional dan matematis. Senam otak juga berfungsi untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri.

Manfaat gerakan senam otak :
a. Menyeimbangkan kemampuan belahan otak kanan dan belahan otak kiri
b. Mempertajam konsentrasi dan daya ingat
c. Merelaksasi otot
d. Meningkatkan percaya diri
e. Meningkatkan management waktu seseorang
f. Menangani trauma pasca kecelakaan atau bencana alam

Pada awalnya senam otak hanya diperuntukkan bagi anak-anak yang mengalami kerusakan otak, kesulitan untuk berkonsentrasi, gangguan hiperaktif, dan depresi atau traumatik. Tetapi dalam perkembangannya senam otak dapat digunakan oleh siapa saja dengan memberikan manfaat yang sama.

Senam otak dapat dilakukan oleh siapa saja dari berbagai usia mulai dari balita hingga manula. Pada manula senam otak berguna untuk mencegah penuaan dini, mencegah pikun dan perasaan kesepian yang biasanya dialami oleh para manula. Senam otak bagi anak-anak dapat meningkatkan kecerdasan anak, meningkatkan kepercayaan diri pada anak, menangani anak yang mengalami masalah belajar. Senam otak juga dijadikan terapi untuk menangani anak yang mengalami gangguan emosional, gangguan pemusatan perhatian, trauma, stress dan depresi yang dapt mengganggu aktivitas belajarnya.

Senam otak dapat dilakukan oleh siapa saja, dimana saja dan kapan saja. senam otak dilakukan dalam durasi 10-15 menit dan dapat dilakukan 2 atau 3 kali sehari.

Senam otak terdiri dari tiga dimensi gerakan yaitu :
a. Lateralitas komunikasi (dimensi kiri-kanan)
Gerakan lateralisasi komunikasi bermanfaat untuk mengoptimalkan kemampuan belajar seseorang. Gerakan lateralitas komunikasi melatih kemampuan mendengar, menulis, melihat, bergerak, dan bersikap positif. Gerakan lateralisasi komunikasi menerap kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan cepat dan tepat.

b. Pemfokusan pemahaman (dimensi muka-belakang)
Gerakan pemfokusan pemahaman bermanfaat untuk membantu konsentrasi dan kesiapan untuk menerima hal-hal baru dan mengekspresikan apa yang sudah diketahui sebelumnya. Gerakan pemfokusan pemahaman merupakan latihan meregangkan otot yang berpengaruh terhadap pengertian, pemahaman, dan konsentrasi. Sebagai contoh anda dapat melipat lutut dan sikut bayi , mengangkat tangan ke atas, ke belakang dan ke arah muka secara berulang-ulang.

c. Pemusatan pengaturan (dimensi atas-bawah)
Gerakan pemusatan pengaturan mempengaruhi kemampuan berjalan, mengorganisasikan ujian dan test. Gerakan pemusatan pengaturan bermanfaat untuk mengoptimalkan seluruh kemampuan atau potensi dan ketrampilan yang dimiliki seserang untuk mengontrol emosi. Latihan gerakan pemusatan pengaturan seperti gerakan mengangkat kepala ke atas dn ke bawah, mengangkat beban ringan ke atas tubuh.
Demikianlah sekilas tentang pengertian senam otak, semoga bermanfaat.